Pengertian striktur ureta 

Striktur Uretra adalah saluran tempat mengalirnya urine pada kandung kemih kemudian dikeluarkan dari tubuh. Umumnya, uretra berukuran lebar sehingga urine dapat mengalir melaluinya. Ketika ada penyempitan di saat itu aliran kemih dapat terhambat dan seringnya di sebut striktur uretra. Striktur uretra yang berupa keadaan medis yang sering menyerang kaum pria. Striktur uretra, keadaan pada saluran uretra memberi dampak penyumbatan di aliran aliran kemih. Biasanya terjadi pada kalangan pria. Tetapi keadaan  yang jarang saat ini ada striktur uretra yang terjadi pada bayi yang baru lahir. Uretra bagian terpenting untuk pembuangan kencing di saat saluran yang mengalirkan urine, yang kemudian bisa di teruskan mengalir keluar dari tubuh. Penyempitan dapat mempunyai adanya dampak dari masalah medis pada saluran, bisa saja  peradangan atau infeksi di dalamnya.

Striktur uretra dapat mempunyai beberapa  gejala, mulai awalnya yang ringan dan berat. Gejala-gejala yang bisa di rasakan, antara lain:

  1. Adanya pengurangan pada aliran kemih.
  2. Terlalu dadakan ataupun terdesak saat buang air kecil.
  3. Pengosongan pada kemih yang tidak secara keseluruhan sesudah buang air kecil.
  4. Kesulitan mengatur aliran kemih untuk berhenti dan juga sebaliknya.
  5. Rasa nyeri dan adanya sensasi terbakar ketika buang air kecil.
  6. Tidak bisa mengendalikan buang air kecil (inkontinensia).
  7. Rasa nyeri di bagian perut panggul juga bagian bawah.
  8. Adanya penis yang bengkak
  9. Darah ada pada air mani serta urine.
  10. Tidak bisa buang air kecil karena adanya tekanan.

Pada keterkaitan untuk wawancara memberikan penyelidikan  menelusuri gejala, adanya pemeriksaan fisik dapat menemukan tanda kemerahan pada ujung kandung kemih juga keadaan adanya bengkak dan rasa nyeri. Pemeriksaan untuk penunjang pengelolaan data. Pengukuran aliran saat buang air kecil. Dengan analisa mengenai fisik dan urine untuk menemukan bakteri. Pada tabung kecil dengan kamera ke dalam tubuh akan terlihat bagian dalam kandung kemih dan dapat meneliti  semuanya pada sekitar organ penis. Adanya ukuran pembukaan tertentu di kandung kemih. Lalu melakukan tes dan kencing nanah.

Setelah striktur terjadi, itu tidak bisa hilang begitu saja. Pengelolaan striktur uretra ada primer yang sangat terbatas, penanganan melalui pembedahan yang sangat disarankan untuk pribadinya sendiri secara individu. Saran dari pemeriksa ada operasi dalam kondisi adanya bentuk masalah berat di saat buang air kecil, seperti usaha buang air kecil, alirannya akan menjadi lemah, dan kesulitan buang air kecil.

Adapun penyebab yang biasa dapat membuat penyumbatan pada aliran kemih, antara lain:

  1. Keadaan yang trauma seperti cedera dam  kecelakaan yang memberikan rusaknya uretra 
  2. Cedera bagian panggul
  3. Operasi prostat sebelumnya 
  4. Pembesaran prostat.
  5. Kanker uretra
  6. Infeksi kandung kemih karena keadaan seksual.
  7. Iritasi terkait popok di uretra bagian pembukaan di ujung penis

Pemasangan kateter permanen yang memberikan efek kelancaran pembuangan air kecil. Adanya beberapa prediksi dan tindakan yang dilakukan pada striktur uretra. Adanya kejanggalan pada aliran urine yang tidak sampai ke pembuangan, pada lubang di perut. Ada juga ini keterkaitan pada sebagian kecil di usus untuk penghubung saluran uretra ke lubang di perut juga dilakukan pada keadaan kandung kemih yang sudah rusak serta saran dokter diangkat. Adanya tahapan membuat, dokter juga memberikan resep antibiotik untuk mencegah infeksi pada sistem urine di Striktur Uretra. Pada obat antibiotik memberikan dampak jangka panjang.

Referensi:

alodokter.com

hellosehat.com

halodoc.com

Referensi gambar

kondisiumum.com

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>